BNN Kabupaten Magelang Gagas Desa Bersinar

Kegiatan “Fasilitasi Desa Bersih Narkoba (Bersinar)” yang digelar Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, di Artos Hotel Magelang, Senin (2/12/2019). (Foto: Pemkab Magelang)

Magelang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang, menggagas program “Fasilitasi Desa Bersih Narkoba (Bersinar)”, guna menanggulangi peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Pada kegiatan “Fasilitasi Desa Bersih Narkoba (Bersinar)” yang digelar Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, di Artos Hotel Magelang, Senin (2/12/2019). Kepala BNN Kabupaten Magelang, AKBP Katerina mengatakan, penggunaan Narkoba di kalangan anak muda, terutama pelajar, sudah sangat memprihatinkan, sehingga perlu penanganan serius hingga tingkat pemerintahan desa.

“Dari 23 orang pasien BNN Kabupaten Magelang, 18 orang adalah pelajar,” ungkap Katerina dalam laman resmi Pemkab Magelang.

Untuk mencegah peredaran Narkoba di kalangan pelajar, BNN Kabupaten Magelang telah membentuk Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba) di Kelurahan Mertoyudan dan Deyangan, Kecamatan Mertoyudan.

Pada kegiatan mewujudkan Desa Bersinar tersebut, dihadiri Direktur Pelayanan Sosial Dasar Kementerian Desa Derektorat PPMD, Bito Wikantosa, Anggota Komisi V DPR RI, Sudjadi, serta para kepala desa (Kades) di Kabupaten Magelang dan Temanggung.

Desa Punya Andil dalam Penanggulangan Narkoba

Direktur Pelayanan Sosial Dasar Kementerian Desa Derektorat PPMD, Bito Wikantosa menyatakan, ada dua kabupaten di Jawa Tengah, menjadi percontohan daerah untuk penanggulangan Narkoba, yakni Kabupaten Magelang dan Kabupaten Demak.

Untuk itu, Kades yang menjadi pemimpin selalu berhadapan langsung dengan rakyat. Terkait bahaya Narkoba, aparat desa punya andil besar untuk melakukan penanggulangan Narkoba. Karena desa dianggap aman dalam peredaran Narkoba.

“Jadi kita perlu melakukan koordinasi secara riil, dengan tugas pokok dan fungsinya, sehingga desa Bersinar dapat terwujud. Pencegahan bahaya Narkoba harus dilakukan lewat desa,” ujarnya.

Anggota DPR RI, Sudjadi menambahkan, pemerintahan desa harus ikut serta dalam menanggulangi peredaran Narkoba. Sebab Narkoba, bisa merusak mental generasi muda.

“Saya berharap, para kepala desa bisa menyusun program yang terkait dengan penanganan Narkoba, ini penting, karena nilainya hampir sama dengan penanggulangan terorisme,” pungkas Sudjadi.

Add Comment