Pemkab Magelang Deklarasikan Kecamatan ODF

Acara Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan atau ODF di Kecamatan Srumbung, Rabu (4/12/2019). (Foto: Pemkab Magelang)

Srumbung – Pemerintah Kabupaten Magelang terus berusaha menggencarkan open defecation free (ODF) yaitu warga tidak buang air besar sembarangan, sejauh ini sudah ada 9 kecamatan yang mendeklarasikannya. Yakni Kecamatan Windusari, Ngluwar, Muntilan, Candimulyo, Salaman, Secang, Borobudur, Sawangan, dan ditambah Kecamatan Srumbung.

Pada acara Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan atau ODF di Kecamatan Srumbung, Rabu (4/12/2019). Pemkab Magelang menargetkan wilayahnya sebagai open defecation free (ODF), yang warganya tidak buang air besar sembarangan pada 2020.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengungkapkan akses jamban di Kabupaten Magelang saat ini telah mencapai 92,41 persen atau tinggal 7,59 persen lagi untuk mencapai ODF.

“Kita masih memiliki hampir 8,75 persen ditambah Srumbung maka kini terkurangi hampir 1 persen dengan deklarasi ini,” ujarnya dalam laman resmi Pemkab Magelang.

Zaenal menambahkan, deklarasi ODF dilakukan seiring dengan perubahan paradigma kesehatan, di mana dahulu sakit diobati ke dokter. Namun paradigma saat ini kita harus melakukan pencegahan dari awal.

Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi empat faktor yakni lingkungan 40 persen, perilaku 30 persen, pelayanan kesehatan 20 persen, dan terakhir adalah genetika atau keturunan yang pengaruhnya 10 persen.

Perbaiki Derajat Kesehatan

Ia juga menambahkan agar kegiatan tersebut dapat memperbaiki derajat kesehatan masyarakat. “Kita berharap ini tidak selesai pada seremonial semata. Pemkab Magelang pun terus berusaha memperbaiki derajat kesehatan masyarakat itu melalui sinergitas semua lini,” tegas Zaenal.

Data tim verifikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang menyebutkan, dari 17 desa atau sekitar 14 ribu lebih kepala keluarga (KK) di Kecamatan Srumbung, 11 ribu lebih KK telah memiliki jamban permanen (82 persen). Sedangkan jamban non permanen 0 persen. Bahkan dari data itu, 3 desa diantaranya masuk dalam kategori desa menonjol lulus paripurna sempurna ODF yakni Sudimoro, Kamongan dan Desa Srumbung.

Camat Srumbun M Taufik Hidayat Yahya mengatakan, Gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Desa ODF di wilayah Kecamatan Srumbung telah dimulai pada 2017. Desa yang pertama kali sebagai desa ODF adalah Desa Kaliurang pada Desember 2017, selanjutnya Desa Kamongan dan Desa Sudimoro pada Desember 2018. Jumlah desa yang sudah ODF pada Desember 2019 adalah 14 desa sehingga total 17 desa di Kecamatan Srumbung sudah ODF atau tercapai 100% pada 2019 ini.

Add Comment