FKUB Bantu Sumbang APD ke Petugas Kesehatan

Penyerahan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) di halaman Puskesmas Srumbung, Selasa (21/4/2020). (Foto: Pemkab Magelang)

Srumbung – Pemuda Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Srumbung memberi support kepada tim medis di Puskesmas setempat. Mereka menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) di halaman Puskesmas Srumbung, Selasa (21/4/2020).

Secara simbolis Romo Santo selaku Paroki Gereja Santa Theresia Salam bersama Ketua GP Ansor Kabupaten Magelang Chabibullah menyerahkan 10 unit baju hazmat.

Kasubag Tata Usaha (TU) Puskesmas Srumbung Yusuf Subandri mengapresiasi bantuan dari komunitas pemuda lintas agama tersebut.

Menurutnya bantuan APD bagi tim medis di Puskesmas Srumbung saat ini memang menjadi kebutuhan utama dalam penanganan pasien Covid-19.

“APD sementara ini mencukupi tetapi terbatas ada beberapa donatur yang membantu,” ungkapnya dalam laman resmi Pemkab Magelang.

Jumlah Orang Dalam Pengawasan (PDP) di Kecamatan Srumbung saat ini mencapai 200 orang lebih. Dengan kondisi itu, Yusuf berpesan agar protokol yang telah dicanangkan pemerintah untuk dilaksanakan agar wabah segera berlalu, salah satunya physical distancing.

“Makna fungsinya tidak terlalu besar, tapi jika dilaksanakan benar-benar maka dapat efektif memutus mata rantai Corona,” jelasnya.

Merupakan Swadaya Anggota

Ketua GP Ansor Srumbung M Najib Aullia Zaman mengatakan bantuan APD tersebut merupakan swadaya dari para anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Pemuda Katolik di Kecamatan Srumbung.

“Kita sampaikan APD  berupa 10 unit baju Hazmat yang nantinya dapat digunakan tim medis Puskesmas,” katanya.

Diungkapkan Najib, hal itu sebagai ungkapan rasa terima kasih dan dukungan untuk tim medis dalam gerakan bersama melawan covid-19.

Keberadaan Puskesmas Srumbung menjadi fasilitas pelayanan kesehatan utama bagi masyarakat desa yang berada di antara ancaman bencana erupsi Merapi.

“Kita sudah survei beberapa tempat, namun saya kira yang lebih membutuhkan Puskesmas Srumbung ini,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan lintas agama ini juga akan dilakukan di tempat lain sebagai simbol kebersamaan.

Add Comment